Kondisi Andrie Yunus Usai Disiram Air Keras, Luka Bakar 24 Persen
KontraS memberikan keterangan terbaru mengenai kondisi aktivis Andrie Yunus pasca menjadi korban insiden penyiraman cairan keras oleh orang yang tidak dikenal. Saat ini, Andrie masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat tingkat keparahan luka bakar yang dideritanya.
Tingkat Keparahan Luka Bakar Mencapai 24 Persen
Jane Rosalina, Kepala Divisi Pemantauan Impunitas KontraS, mengungkapkan bahwa hasil pemeriksaan medis menunjukkan Andrie Yunus mengalami luka bakar pada sekitar 24 persen permukaan tubuhnya. Luka ini disebabkan oleh reaksi inflamasi dari cairan keras atau bersifat asam yang mengenai kulit korban.
Penjelasan tersebut disampaikan Jane dalam konferensi pers yang digelar di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Jakarta, pada Senin (16/3/2026).
Bagian Tubuh yang Terdampak
Luka bakar tersebut terutama terkonsentrasi pada sejumlah area vital. Bagian wajah, khususnya sisi kanan yang mencakup mata kanan, menjadi bagian yang terdampak. Selain itu, kedua tangan serta area dada Andrie juga mengalami luka serius.
Cedera Paling Kritis pada Mata Kanan
Dari seluruh luka yang ada, cedera paling serius dialami Andrie pada mata kanannya. Saat ini, bagian tersebut mendapatkan penanganan khusus dan intensif dari dokter spesialis bedah mata untuk meminimalisir risiko kerusakan permanen.
Mengingat tingkat keparahan lukanya, Andrie Yunus harus menjalani masa perawatan intensif dalam kondisi lingkungan yang steril. Tindakan ini diambil untuk mendukung proses pemulihan yang optimal dan mencegah infeksi.
Atensi Nasional dan Internasional
Jane Rosalina juga menyatakan bahwa kasus yang menimpa Andrie Yunus ini telah mendapatkan perhatian yang serius dari berbagai pihak. Perhatian tersebut tidak hanya datang dari masyarakat sipil dan lembaga negara di dalam negeri, tetapi juga telah menarik perhatian jaringan internasional yang peduli terhadap isu perlindungan aktivis dan hak asasi manusia.
