Prabowo: Pencak Silat Cermin Jati Diri dan Karakter Bangsa
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pencak silat memiliki makna yang jauh lebih dalam daripada sekadar sebuah olahraga. Menurutnya, seni bela diri tradisional ini adalah cerminan jati diri dan karakter bangsa Indonesia yang sesungguhnya.
Nilai Luhur dalam Setiap Gerakan
Prabowo menyampaikan bahwa pencak silat merupakan bagian tak terpisahkan dari budaya bangsa. Di dalamnya terkandung nilai-nilai luhur yang telah diwariskan turun-temurun, seperti keberanian, kehormatan, kerendahan hati, serta komitmen teguh untuk membela kebenaran dan keadilan.
“Pencak silat itu bagian dari budaya kita dan pencak silat itu bagian daripada ilmu kesatria,” ujar Presiden dalam sambutannya pada Mubas XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) di Jakarta.
Keseimbangan Fisik dan Jiwa Seorang Pendekar
Lebih lanjut, Prabowo menekankan bahwa seorang pendekar sejati tidak hanya dituntut untuk kuat secara fisik. Kekuatan jiwa, akhlak, dan keimanan merupakan pilar yang sama pentingnya. Dia mengingatkan sebuah prinsip utama: semakin tinggi ilmu seseorang, semakin besar pula kewajibannya untuk bersikap rendah hati.
“Ajaran guru-guru kita semakin berisi, semakin menunduk. Ilmu kita adalah demikian. Kerendahan hati, bukan kerendahan diri. Kita hormat, sopan, santun, itu adalah budaya kita,” jelasnya.
Nilai kesatriaan, menurut Prabowo, tercermin dalam semangat untuk selalu membela kebenaran, melindungi yang lemah, menolong yang tertindas, dan memperjuangkan keadilan.
Kebanggaan Budaya di Era Globalisasi
Dalam pidatonya, Presiden juga menyoroti pentingnya memupuk kebanggaan terhadap budaya sendiri di tengah derasnya arus globalisasi. Dia mencontohkan kebiasaannya yang selalu bangga mengenakan pakaian tradisional dari berbagai daerah dalam acara-acara kebangsaan.
“Kita bangga pakai teluk belanga, kita bangga pakai kopiah, kita bangga pakai sarung, kita bangga pakai songket. Ini budaya kita,” tutur Prabowo.
Dia menambahkan bahwa kebanggaan terhadap warisan budaya lokal, termasuk pencak silat, adalah cara untuk memperkuat identitas nasional dan menunjukkan kepada dunia kekayaan khazanah Indonesia.
