Banjir di Jalan Raya Bogor Picu Kemacetan Panjang hingga HEK
ptslot — Genangan banjir yang melanda Jalan Raya Bogor arah Pusat Grosir Cililitan (PGC), Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Senin (12/1/2026) memicu kemacetan kendaraan yang mengular panjang. Arus lalu lintas tersendat hingga ke area pertigaan HEK akibat ruas jalan yang tergenang air.
Penyebab Utama: Luapan Kali Baru
Amirudin Siburian, Kepala Seksi Perekonomian dan Pembangunan Kelurahan Kramat Jati, menjelaskan bahwa genangan air terjadi karena luapan dari Kali Baru. Fenomena ini dipicu oleh cuaca ekstrem dan intensitas hujan tinggi yang berlangsung selama beberapa hari terakhir.
“Volume air dari Kali Baru sangat banyak akibat cuaca ekstrem, sehingga air meluap dan membanjiri Jalan Raya Bogor,” ujar Amirudin di lokasi kejadian.
Dampak: Kemacetan Parah dan Genangan Permukiman
Luapan air kali tersebut menyebabkan antrean kendaraan memanjang dari pertigaan HEK menuju lampu lalu lintas di depan Pasar Grosir Cililitan. Situasi kemacetan semakin diperparah dengan adanya pekerjaan galian di bahu jalan yang mempersempit ruas lalu lintas yang dapat dilalui.
Bahkan, banjir tidak hanya merendam jalan utama. Amirudin menambahkan bahwa air sudah mulai memasuki permukiman warga di Kelurahan Cililitan, tepatnya di RT 1 RW 15. “Ketinggian Kali Baru sudah tidak mampu lagi menampung volume air, sehingga luapannya masuk ke jalan raya dan perumahan,” jelasnya.
Proses Penurunan Air yang Lambat
Durasi hujan yang cukup lama membuat proses surutnya air Kali Baru berjalan lambat. Hingga saat kejadian, permukaan air masih terpantau sejajar dengan bibir kali. Genangan di jalan raya mulai terjadi sejak pagi hari, sekitar pukul 08.00 hingga 09.00 WIB.
“Sekarang kondisi sudah mulai mereda dan air perlahan surut. Harapan kami, permukaan air Kali Baru cepat turun. Setelah air di jalan raya lebih rendah, baru kami akan melakukan pemompaan,” pungkas Amirudin.
Insiden serupa juga dilaporkan terjadi di lokasi lain. Dua unit bus TransJakarta dari koridor 12 dan 5 tercatat terjebak dan tidak dapat melintasi genangan banjir di Jalan Mangga Dua Raya, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Kedua bus terpaksa berhenti dan parkir di halte busway karena akses jalan tertutup oleh air.
